Semarak Pagelaran Wayang Kulit : Menyatukan Semangat Pemuda dan Cinta Budaya di Kelurahan Bujel
Suasana malam di Lingkungan Makam Mbah Renggut, Kelurahan Bujel, begitu hidup dan meriah pada Sabtu, 1 November 2025. Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan berhasil digelar dengan penuh kemeriahan dan kebersamaan. Warga dari berbagai kalangan hadir, menikmati pertunjukan yang sarat makna perjuangan serta menjadi wujud nyata pelestarian budaya bangsa.
Pagelaran ini menghadirkan Dalang Ki Parjito Kondho Prasojo (Dalang Kenthir) yang berhasil memukau penonton dengan kisah dan petuah bijak yang dibalut humor khas Kediri. Iringan gamelan dan suasana malam yang syahdu menjadikan pertunjukan semakin hidup, mengingatkan kita akan kekayaan tradisi yang patut dijaga dan diwariskan.
Kemeriahan semakin lengkap dengan penampilan Prigel Pangayu Anjarwening, Jo Klitik, Jo Klutuk, Mery Sablah, serta Mak Tumpuk yang menghibur warga dengan gaya jenaka dan interaksi hangat. Sorak tawa dan tepuk tangan penonton menjadi bukti betapa masyarakat Bujel mencintai seni warisan leluhur yang mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, semangat “Kediri Mapan” semakin terasa kuat menghidupkan kembali nilai persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menjadikan malam budaya ini begitu berkesan. Sampai jumpa di pagelaran berikutnya, untuk Kediri yang makin MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni).