Opak Gambir


“𝙅𝙚𝙟𝙖𝙠 𝙍𝙖𝙨𝙖 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝘽𝙪𝙟𝙚𝙡: 𝙒𝙖𝙧𝙞𝙨𝙖𝙣 𝙊𝙥𝙖𝙠 𝙂𝙖𝙢𝙗𝙞𝙧 𝙏𝙞𝙜𝙖 𝙂𝙚𝙣𝙚𝙧𝙖𝙨𝙞”
Halo, Bolo!
Sudah pada tahu belum dengan Opak Gambir Khas Bujel ?

Di dapur sederhana yang dindingnya menghitam oleh kepulan asap bertahun-tahun, sebuah tradisi terus hidup. Opak Gambir, diproduksi secara manual khas Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri merupakan salah satu ikon kuliner tradisional yang diwariskan secara turun temurun, mencerminkan ketekunan, kearifan lokal, dan cita rasa yang dibuat oleh warga asli Bujel yang tetap setia menjaga resep dan proses tradisional sejak puluhan tahun silam. Usaha rumahan ini bukan sekedar sumber penghidupan, tetapi juga simbol cinta keluarga dan warisan budaya yang terus dijaga hingga kini.

Dibuat secara manual menggunakan alat cetak khas, dan bahan bahan pilihan dengan cara adonan dituangkan ke cetakan besi panas dan digulung satu per satu saat masih lentur, semua dilakukan dengan tangan terampil dan penuh pengalaman. Setiap lembar opak menyimpan cerita ketelatenan dan kecintaan terhadap kuliner lokal. Meskipun sederhana, dapur produksi ini menjadi saksi perjalanan panjang sebuah usaha yang terus hidup di tengah arus zaman. Opak Gambir bukan sekadar camilan, melainkan bagian dari kekayaan budaya Kediri yang patut dijaga dan dilestarikan.

Yang membuat khas dari opak gambir Bujel ini adalah penggunaan arang pilihan, yaitu arang dari kayu sono dan sawo. Karena jika menggunakan arang dari jenis kayu tersebut, cita rasa dari opak gambir menjadi lebih legit dan harum alami menghadirkan sensasi rasa tempo dulu yang sulit ditiru oleh metode modern.

Menariknya, di Kelurahan Bujel terdapat Kampung Opak Gambir yang terletak di Lingkungan Kedung Sentul, Kel. Bujel Kec. Mojoroto Kota Kediri. Kampung ini menjadi sentra produksi opak gambir yang tetap bertahan sebagai potensi lokal unggulan yang membanggakan.

Mari, dukung UMKM lokal dan kenali cita rasa autentik yang menjadikan Kediri makin Ngangeni!

📍Kampung Opak Gambir, Kel. Bujel Kec. Mojoroto Kota Kediri